عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ : خَطَّ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطًّا مُرَبَّعًا، وَخَطَّ فِي وَسَطِ الْخَطِّ خَطًّا، وَخَطَّ خَارِجًا مِنَ الْخَطِّ خَطًّا، وَحَوْلَ الَّذِي فِي الْوَسَطِ خُطُوطًا، فَقَالَ : ” هَذَا ابْنُ آدَمَ، وَهَذَا أَجَلُهُ مُحِيطٌ بِهِ، وَهَذَا الَّذِي فِي الْوَسَطِ الْإِنْسَانُ، وَهَذِهِ الْخُطُوطُ عُرُوضُهُ إِنْ نَجَا مِنْ هَذَا يَنْهَشُهُ هَذَا، وَالْخَطُّ الْخَارِجُ الْأَمَلُ “. رواه البخاري والترمذي وغيرهما واللفظ للترمذي.
Dari Abdullah bin Mas’ud berkata: Rasulullah shallallahu ‘alahi wassalam membuat garis membentuk bujur sangkar, di tengah-tengahnya beliau membuat satu garis, satu garis di luarnya dan garis-garis (kecil) di sekitar tengahnya lalu beliau bersabda: “Ini adalah anak cucu Adam, ini ajalnya mengitarinya, yang ada di tengah ini manusia dan garis-garis ini halangan-halangannya (penyakit, rasa lapar, rasa haus dan selainnya), bila ia selamat dari yang ini ia disengat oleh yang lain (diibaratkan dengan disengat karena silih bergantinya ujian yang menimpa seorang hamba) , sementara garis yang di luar adalah angan-angan (yang dia sangka dia akan mendapatkannya sebelum datangnya ajal, ini adalah suatu kesalahan dikarenakan angan-angannya panjang tidak ada habisnya sedangkan ajalnya sangat dekat kepadanya).”
📚HR. Imam Bukhori (6417), At-Tirmidzi (2454), lafaz milik At-Tirmidzi.
🌻Imam Mubarakfuri (wafat: 1353) rahimahullah berkata:
“Di dalam hadits ini terdapat dorongan untuk pendek angan-angan dan mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian yang datang secara tiba-tiba.”
📚Tuhfatul Ahwadzi (7/128).
💐 Darul Hadits Mabar Yaman, Ahad 28 Jumada Al-Akhirah 1443H.
✒Muntaqo Al Fawaid
📱https://t.me/abuzurahwiwitwahyu
🌐https://abuzurahwiwitwahyu.my.id/
