๐ฆKematian Seorang Mukmin๐ฆ
ุนููู ุนูุจูุฏู ุงูููููู ุจููู ุจูุฑูููุฏูุฉู ุ ุนููู ุฃูุจูููู ุนููู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ูุ ููุงูู : ” ุงููู ูุคูู ููู ููู ููุชู ุจูุนูุฑููู ุงููุฌูุจูููู “. ุฑูุงู ุงูุฅู ุงู ุงูุฅู ุงู ุฃุญู ุฏ ูุงูุชุฑู ุฐู ูุงููุณุงุฆู ูุงุจู ู ุงุฌู ูุตุญุญู ุงูุฃูุจุงูู ูุงููุงุฏุนู.
Dari Abdullah bin Buraidah dari bapaknya dia berkata; Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Seorang mukmin wafat dengan keringat di dahinya.”
๐HR. Imam Ahmad, At-Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ibnu Majah, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Jaami’ (11611) dan Syaikh Al-Wadi’iy dalam Ash-Shahih Al-Musnad (172).
๐ปSyaikh Taufiq Al-Ba’dani hafizhahullah berkata:
“Ulama berbeda pendapat dalam makna hadits,
โถ Sebagian mereka berpendapat; bahwa seorang mukmin terjadi padanya kesusahan dan rasa sakit tatkala menjelang kematian sehingga dibersihkan atasnya dosa-dosanya, hingga dia berjumpa Allah๏ทป dalam keadaan suci dan bersih dari dosa-dosa.
โถ Sebagian yang lain berkata: yang dimaksud darinya, bahwa seorang mukmin berkeringat ketika sakaratul maut karena rasa malu berjumpa Allah๏ทป, dia mengetahui dosa-dosa yang dia telah lakukan.
โถ Sebagian yang lain berkata: bahwa itu adalah tanda bahwa ia meninggal dalam keadaan husnul khatimah, dia mendapati bahwa dahinya berkeringat.
โถ Sebagian yang lain berkata: bahwa itu adalah kiasan dari kesusahan dan kecapekan seorang mukmin ketika di dunia dari beramal ketaatan hingga datang kematian, dan bukanlah yang dimaksud keluarnya
keringatnya secara hakikat sesungguhnya ketika kematian menjemputnya. Semua pendapat ini ada kemungkinannya. Dan semuanya disebutkan oleh Ulama. Wallahua’lam bishshawab.”
๐Faedah Pelajaran Bulughul Maram, Darul Hadits Mabar Yaman, Jumat, 5 Syawal 1443H.
โMuntaqo Al Fawaid
๐ฑhttps://t.me/abuzurahwiwitwahyu
๐https://abuzurahwiwitwahyu.my.id/
